Barusan tadi saya dan teman-teman buka puasa di tempat kerjaan, wahhh… bukan main uenaknya…padahal sih menunya hanya sekedar takjil yang terdiri dari kue gorengan. Ada pisang molen, tahu goreng dan weci (kata orang pasuruan, kalo kata arek suroboyo nyebutnya ote-ote), plus dengan es degan. Moga-moga aja yang bawa takjil tadi (Mbah Woo) tambah disayang ama Tuhan dan teman-teman, karena orang yang memberi makan orang lain untuk berbuka akan dirahmati oleh Allah, tull nggak?!. Eit… tapi jangan keliru ya, meskipun panggilannya Mbah Woo tapi orangnya masih muda lho, dan punya kelebihan yang nggak dimiliki orang lain yakni rambutnya tuh banyak ubannya. Ngomong-ngomong bicara tentang nikmatnya berbuka kadang tanpa kita sadari kenikmatan itu ada pada hal-hal yang sangat sederhana sekali. Contohnya kemarin sebenarnya kita juga berbuka puasa bersama ditempat yang agak prestisius dengan menu-menu yang bikin lidah kita tergoda. Benar secara harga emang jauh lebih tinggi dari perkiraan kita, tapi secara kenikmatan dan kebersamaan lebih terasa bermakna yang buka puasa bersama hari ini yang hanya dengan menu gorengan. Sungguh Allah memang menciptakan sesuatu yang kadang bahkan diluar perhitungan kita. Kenikmatan tidak harus dengan hal-hal yang mewah, kesusahan dan juga ketidakmapanan tidak harus pula dengan hal-hal yang sederhana. Selamat berbuka puasa, semoga kita selalu mendapat rahmat dan hidayah-Nya disetiap langkah kita, Amiin.
Gitu aja kok repot