Ini sebenarnya puisiku yang agak lama tapi ga papa deh aku tampilkan soalnya isinya bagiku ”menyimpan rasa”. Sengaja tidak aku kasih judul, karena khusus puisi ini tidak perlu ada judul.
Duh Gusti Illahi Rabbi,
aku mohon ampunan yang tiada terkira
bila hingga saat ini
sujudku masih terbungkus nafsu,
Juga kumohon lindunganMu yang sempurna
dari segala ketentuan dan kehendakMu
karena hingga detik ini
seringkali sembahku tak seiring hatiku
Halaman ini dilanjutkan oleh sub-halaman.